MAN. UNITED TUNDUKKAN CHELSEA

Final Liga Champions

Man. United, dua kali kalahkan Chelsea.
Man. United, dua kali kalahkan Chelsea.
Foto: Bobby Arifin

 Moskow, Manchester United membuktikan diri sebagai klub terkuat di kancah sepakbola Eropa setelah mengalahkan Chelsea 6-5 (1-1) di laga final Liga Champions di Stadion Luzhniki, Moskow, Kamis (22/5) WIB. Pertandingan harus diselesaikan lewat adu penalti setelah pertandingan 2×45 menit berakhir imbang 1-1.Adu otot antara dua tim terkuat Inggris, Man. United dan Chelsea, di final Liga CHampion berakhir dramatis. Tim setan merah sekali lagi membuktikan superioritas mereka atas The Blues lewat kemenangan setipis rambut.

Drama adu penalti tak terhindarkan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di dua babak utama dan di babak perpanjangan waktu. Gol pertama Man. United terjadi di menit ke-26 lewat tandukan Cristiano Ronaldo yang memanfaatkan umpan lambung Wes Brown dari sisi kanan lapangan. Gol penyeimbang dicetak Lampard yang berhasil mencocor bola liar di area kotak penalti United di penghujung babak pertama.

Di babak kedua kedua tim kembali silih berganti saling menggedor namun gol yang dinanti tidak kunjung tiba. Kondisi serupa tertular di babak perpanjangan waktu. Namun, kesalahan dilakukan striker Chelsea, Didier Drogba. Penyerang asal Pantai Gading ini diusir wasit Lubos Michel akibat menampar Nemanja Vidic di penghujung babak perpanjangan waktu. Akibatnya fatal, Chelsea terpaksa mengikuti drama adu penalti tanpa striker terbaiknya.

Babak penentuan di warnai senyuman kubu Chelsea saat sepakan Ronaldo ditahan kiper Petr Cech. Namun, senyuman berubah menjadi kesedihan setelah tendangan kapten John Terry membentur tiang dan penalti Anelka digagalkan kiper Van der Sar.

Sorak sorai kontan meledak dari mulut pasukan Sir Alex Fergusson menandakan tuntasnya usaha mereka membawa pulang trofi Liga Champion ke Manchester. Buat Fergusson, ini adalah trofi Liga Champion-nya yang kedua setelah tahun 1999 lalu.

HASIL PERTANDINGAN
Man. United vs Chelsea 1-1 (6-5)
Gol: Ronaldo 26′, Lampard 45′.
KK Scholes, Ferdinand (MU); Makelele, Carvalho, Ballack, Essien (Che).
KM: Drogba (116).
Penonton: 69,552
Wasit: Lubos Michel (Slovakia).
Man Utd: Van der Sar, Brown (Anderson 120), Ferdinand, Vidic, Evra, Hargreaves, Scholes (Giggs 87), Carrick, Ronaldo, Tevez, Rooney (Nani 101).
Vidic, Tevez (kK)
Chelsea: Cech, Essien, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Ballack, Makelele (Belletti 120), Lampard, Joe Cole (Anelka 99), Drogba, Malouda (Kalou 92).

 

United vs Liverpool (3-0)

brown2.jpg

Akhirnya Bigmatch United vs Liverpool berkesudahan 3-0 (Glory-glory Manutd!)

Pertandingan terakhir pada Liga Inggris antara United vs Liverpool musim ini telah selesai, skor telak 3-0 buat MU yang diciptakan oleh Brown (lewat sundulan), Ronaldo (lewat sundulan) dan Nani (sontekan indah).  Kartu merah buat Mascherano (Liv) mewarnai pertandingan ini, setelah kartu kuning kedua yang diterimanya akibat protes kerasnya terhadap wasit.  Tapi apakah karena MU menang karena Liverpool main dengan 10 pemain? Saya kira tidak, karena kita tahu bahwa Liverpool bukan Tim gurem, tapi tim dengan sejarah dan jiwa juara pantang menyerah. Kemenangan MU pantas kita acungi jempol.  Pada musim ini (2 kali pertemuan) dengan Liverpool semuanya dimenangi oleh MU.   

Christiano Ronaldo Top Skor BPL

                                   

cr.jpg

             Cristiano Ronaldo menjawab kepercayaan pelatih Sir Alex Ferguson untuk kali pertama memegang ban kapten Manchester United. Dua gol pun disumbangkan Ronaldo ketika MU menggasak Bolton Wanderers di Old Trafford. Kemenangan dua gol tanpa balas ini bukan saja menambah pundi gol Ronaldo menjadi 33 total musim ini, 24 di antaranya di ajang Premier League. Yang lebih penting, kemenangan ini membuat MU memperlebar jarak dengan pesaingnya Arsenal menjadi tiga poin.    MU pun seperti mendapat modal berharga jelang duel lawan Liverpool pada Super Sunday 23 Maret mendatang.   Ronaldo yang baru berusia 23 tampil menggila pada laga ini. Gol kedua misalnya dicetaknya lewat tendangan bebas jarak jauh yang hanya membuat kiper Bolton asal Oman, Ali Al Habsi termangu.   Meskipun tanpa Wayne Rooney, Rio Ferdinand, Paul Scholes dan Ryan Giggs di starting line-up, MU unggul jauh di atas Bolton dalam hal permainan. Kepercayaan diri anak-anak The Red Devils cukup tinggi meskipun ada pergantian tujuh starter oleh Sir Alex Ferguson dari laga terakhir.   Sementara di kubu Bolton, pelatih Gary Megson membuat empat pergantian sejak kalah dari Wigan pekan lalu. Bek muda usia Gerard Pique masuk menggantikan Ferdinand yang cedera.   Sejak awal laga, Bolton memasang strategi bertahan dengan menumpuk pemain di tengah dan belakang. Namun, hanya butuh sembilan menit bagi MU untuk membobol gawang Al Habsi. Bola dilesakkan Ronaldo dari jarak 11 meter setelah pemain Bolton gagal menyapu bola bermula dari tendangan pojok.  10 menit kemudian, Ronaldo membuat gol lewat tendangan bebas dari jarak hampir 30 meter. Bola melewati pagar betis enam orang hingga membobol gawang Al Habsi.